Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Thursday, July 26, 2018

Penipuan Melalui Sosial Media, Begini Cara Mereka Menipu Anda!

Share
Waspada Penipuan Melalui Media Sosial, Begini Cara mereka!

Media sosial merupakan salah satu teknologi yang memudahkan kita terhubung satu sama lain, kecanggihan tersebut bisa disalahgunakan oleh pihak tertentu, salah satunya oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang mengajak untuk bekerjasama atau semacamnya, setelah mereka mendapat keuntungan, mereka hilang tanpa.

Penipuan di sosial media sangat efektif, pasalnya, banyak orang yang sudah terperangkap dan tidak mampu melakukan apa-apa karena korban tersebut kehilangan jejak, dengan kata lain, penipu berhasil kabur.

Cara yang dilakukan oleh para pelaku penipuan sangat beragam, disini saya menjelaskan salah satu cara yang sangat sering mereka lakukan melalui Facebook. Pertama, mereka meminta saran pertemanan, setelah anda menerima permintaan pertemanan tersebut, otomatis anda akan mendapat pesan berupa salam, sedikit perkenalan, tidak sedikit dari mereka yang langsung curhat.


Tentu pelaku menggunakan akun palsu, dimana mereka menggunakan perangkat keras yang ip, proxy serta beberapa softwarenya telah di ubah agar (tidak mudah dilacak). bahkan amatir juga melakukan hal sedemikian rupa, apabila anda menerima pesan/chat yang mencurigakan, segera lihat akun tersebut, anda akan tahu bahwa akun tersebut palsu apabila akun tersebut baru, belum memiliki banyak postingan, foto didalamnya sangat sedikit, teman, temannya hanya berada di sekitar anda atau mungkin teman facebooknya kebanyakan sama dengan anda. Simpel.

Jika Anda terlanjur terjebak dalam keadaan, mungkin karena meneruskan chat atau karena tergiur dengan tawaran besar mereka yang mungkin benar menurut anda. Mereka akan menjelaskan sesuatu, sebab dan tujuan yang akan menjerumuskan anda kedalam tipu daya mereka, mereka akhirnya mengarahkan fikiran anda menuju sesuatu yang menguntungkan anda, seperti pada gambar diatas, biasanya para penipu, maksud saya pelaku, akan meyakinkan anda beberapa kali, "saya orang yang jujur" itu akan diulang mereka beberapa kali. (Mereka Sering mengikuti Pola).


Perhatikan Gambar diatas, saya iseng dengan pelaku dimana kami sampai pada tahap arahan, mereka menyusun rencana dimana saya harus pasrah dan merasa terdesak kemudian, mereka mengatakan anda akan mendapatkan apa yang mereka janjikan tapi anda akan dikenakan sedikit biaya, nah itu intinya. inti dari semuanya adalah anda akan mengirimkan mereka uang, dan jumlah yang sedikit menurut mereka (penipu adalah sekitar 15 Juta). Jika Anda sampai pada tahap ini tetap tenang dan jangan pernah mengirimi mereka uang sepeserpun, kecuali mau iseng dan siap rugi!)))


Mereka akan memberi sedikit bukti, dalam kasus saya mereka mengirimkan sertifikat hasil editan amatir dengan ukuran pixel pada tiap objek yang berbeda-beda, maksud saya adalah jika anda memperbesar tampilan bukti sertifikat seperti diatas, anda akan melihat jelas potongan-potongan gambar terlihat ditumpuk, berkesan tidak menyatu dengan kertas. mereka juga menggunakan bahasa inggris yang tidak baku, dengan banyak penulisan yang ganjil. Jika anda melihat nomor kontak atau email dalam bukti yang mereka kirimkan, jangan anda hubungi, karena besar kemungkinan, anda akan terhubung dengan (komplotan mereka).

Selang beberapa waktu setelah anda menerima bukti tersebut, pihak mereka akan menelpon, mereka selalu menelpon berdua, satu mengarahkan dan satu berbicara, atau keduanya akan berbicara secara bergantian. Anda hanya perlu menggantung keadaan dan buat mereka merasa tidak aman, caranya, ucapkan saja, saya fikir-fikir dulu, atau sebentar, saya sedang berada di kantor polisi.

mereka akan memblokir anda setelahnya. Done.

Salama'ki tapada salama'

4 komentar: